JAKARTA – Menteri Kebudayaan RI, Prof. Dr. Fadli Zon, menekankan pentingnya menjadikan kebudayaan sebagai engine of growth ekonomi nasional saat menghadiri peluncuran dan bedah buku “Ruhut-ruhut Adat Batak Toba di Jabodetabek (Cetakan 2)” di Jakarta, Kamis (25/6/2026).”
Dalam acara yang diselenggarakan Lokus Adat Budaya Batak (LABB) bertema “Refleksi Budaya Batak di Era Modern” tersebut, Fadli mendorong hilirisasi budaya. Ia mencontohkan potensi tenun ulos yang harus dikembangkan menjadi bagian dari fesyen global, serta kesuksesan film bertema Batak seperti Agak Laen 2 yang membuktikan kuatnya daya penetrasi budaya lokal dalam industri kreatif.
“Budaya adalah modal tak ternilai. Kita ingin kekayaan ini menjadi industri budaya yang memiliki hak kekayaan intelektual kuat, setara dengan ekosistem batik,” ujar Fadli di hadapan 354 peserta.
Menjawab tantangan urbanisasi yang kerap membuat adat dipandang rumit dan mahal, Ketua Umum Dewan Mangaraja LABB, Dr. Pontas Sinaga, MSc, memperkenalkan “Konsep 3E“:
Esensial: Menjaga nilai inti warisan leluhur.
Efektif: Memastikan adat memperkuat solidaritas kekerabatan.
Efisien: Menyesuaikan pelaksanaan agar lebih hemat waktu dan biaya tanpa mengurangi kehormatan adat.
“Konsep 3E adalah ikhtiar agar adat tetap relevan dan dapat diwariskan kepada generasi muda di tengah tuntutan zaman,” tegas Pontas.
Acara yang juga menghadirkan Prof. Dr. Payaman J. Simanjuntak sebagai pembedah buku ini menjadi momentum bagi masyarakat Batak di Jabodetabek untuk berkomitmen menjaga kelestarian budaya. Ketua Umum DPP LABB, Kol. TNI Purn Nasib Simarmata, menutup kegiatan dengan ajakan kolaborasi antar-marga untuk mengimplementasikan prinsip 3E demi masa depan adat Batak.
Dalam acara tersebut hadir juga para tokoh dari sekitar ratusan marga Batak dan mitra organisasi Batak, seperti BATAK CENTER, YPDT, KERABAT, dan Komunitas Gereja Batak Masa Depan. Mereka di antaranya: Prof. Dr. Boomer Pasaribu, Prof. Dr. Payaman J Simanjuntak, Dr. H.P. Panggabean, SH, MH, Brigjen Purn. Berlin Hutajulu, Ir. Sintong M. Tampubolon, Drs. Jerry R. Sirait, Drs. Maruap Siahaan, MBA, Pdt. Marihot Siahaan (Ephorus GPKB), Pdt. Oloan Nainggolan (Presses Distrik VIII Jakarta), Jhohannes Marbun, M.A, Pdt. M. H. Siringoringo, Irjen Pol Purn. Erwin TPL Tobing, Drs. Martua Situngkir, Ak, B. M. H. Siregar, Ir. Johansen Silalahi, Ir. Alimin Ginting, Ir. Monang Sirumapea, Budi P. Sinambela, BBA, Justin Sinambela, David Marojahan S, Beatus Sinaga, J. Turnip.
Pewarta: BTS





