
Jakarta, QNexus — Momen bersejarah tercipta di Pelabuhan Tanjung Priok hari ini. Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin secara langsung menyambut kedatangan Kapal Perang ITS Giuseppe Garibaldi — kapal yang dihibahkan Pemerintah Italia kepada Indonesia, menandai langkah besar dalam memperkuat kekuatan pertahanan maritim negara.
Perjalanan kapal ini sungguh luar biasa: berangkat dari Pelabuhan Taranto, Italia, pada 24 Agustus 2026, kapal jenis Through-deck Aviation Cruiser ini menempuh perjalanan lintas benua sejauh 6.870 mil laut. Melintasi Terusan Suez, Laut Merah, dan Samudra Hindia, ia akhirnya memasuki perairan Indonesia melalui ALKI I, dengan pengawalan ketat unsur KRI TNI Angkatan Laut sepanjang perairan Nusantara hingga mendarat dengan selamat di Dermaga 107 Tanjung Priok.

Penyambutan pun berlangsung hangat dan penuh kebudayaan, diawali dengan pemberian karangan bunga dan pertunjukan Tari Gending Sriwijaya. Usai acara penyambutan, Menhan Sjafrie naik ke atas kapal untuk meninjau langsung kondisi dan kesiapan kapal.
Di geladak penerbangan, Menhan melihat langsung keunggulan operasional yang dimilikinya. Kapal ini mampu mengangkut belasan helikopter untuk menunjang mobilitas udara, bahkan dapat meluncurkan empat helikopter sekaligus berkat fitur ski-jump. Tak hanya itu, ia juga meninjau sejumlah ruang penting kapal, mulai dari anjungan, Pusat Informasi Tempur (PIT), hingga ruang hanggar.

Berdasarkan peninjauan, kondisi fisik maupun sistem kapal dinilai sangat baik. Kapal ini nantinya tidak hanya akan digunakan untuk tugas pertahanan, tetapi juga dioptimalkan untuk Operasi Militer Selain Perang, terutama penanganan bencana alam dan penyaluran logistik ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.
Turut hadir dalam acara ini Ketua Komisi I DPR RI, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Wakil Kepala Bappenas, Wakil Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan, serta jajaran pejabat tinggi Kementerian Pertahanan dan TNI. [Roy Agusta/Kemenhan]










